Sen. Jun 24th, 2024

Bronkitis atau sering dikenal sebagai Penyakit Dalam saluran bronkus yang berfungsi sebagai pengatur keluar masuknya udara menuju paru-paru. Ketika seseorang mengalami peradangan pada saluran bronkus dalam jangka waktu yang lama, akan menyebabkan mereka mengalami kondisi yang kronis. Lalu bronkitis disebabkan oleh apa? Dan bagaimana cara penanganannya? Mari simak penjelasan berikut ini.

Gejala dan Penyebab Bronkitis

Mereka yang terkena Bronkitis biasanya akan mengalami batuk berdahak karena adanya peradangan di dinding bronkus. Jika bronkitis tidak segera mendapatkan penanganan maka dapat berisiko semakin memburuk. Dan hal tersebut dapat berujung pada penyakit pneumonia atau bronkopneumonia yang dimana Anda akan mengalami rasa nyeri pada dada disertai demam dan terburuk sampai kehilangan kesadaran.

Bronkitis sendiri terbagi menjadi 2 jenis yaitu:

  1. Bronkitis Akut dimana penderita mengalami batuk yang biasanya berlangsung selama 10-14 hari hingga paling lama 3 minggu. Bronkitis akut dapat terjadi pada siapa saja tetapi seringnya menyerang anak-anak dengan usia dibawah 5 tahun.
  2. Bronkitis Kronis dimana penderita akan mengalami batuk selama 3 bulan atau pernah mengalami beberapa kali dalam 2 (dua) tahun terakhir. Jenis bronkitis ini masuk kedalam jenis penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) dan seringnya menyerang orang dewasa yang berusia lebih dari 40 tahun.

Gejala Penyakit Bronkitis

Berikut adalah gejala-gejala yang ditimbulkan oleh penyakit bronkitis :

  1. Mengalami batuk yang terkadang berdahak bahkan dapat disertai dengan demam juga.
  2. Merasakan sesak napas.
  3. Ada rasa sakit pada tenggorokan
  4. Untuk kasus terparah; mengalami batuk hingga menyebabkan rasa nyeri pada dada.
  5. Untuk kasus terparah; menyebabkan kesadaran menurun.

Penyebab Penyakit Bronkitis

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan penyakit bronkitis, berikut diantaranya :

  1. Anda termasuk perokok aktif dan pasif. Merokok selalu menjadii alasan utama utama seseorang terkena bronkitis. Begitupun dengan mereka yang termasuk golongan perokok pasif alias sering terpapar asap rokok. 
  2. Sering mengkonsumsi alkohol juga dapat menyebabkan Anda terkena bronkitis. Apalagi jika Anda termasuk peminum aktif (berlebih) risiko terkena bronkitis serta rusaknya paru-paru akan semakin meningkat.
  3. Kondisi pilek dan flu dapat membuat imunitas tubuh melemah sehingga menyebabkan seseorang gampang mengalami infeksi serta bronkitis.
  4. Kualitas udara yang buruk pun dapat membuat paru-paru Anda mengalami iritasi. Terutama jika Anda bekerja pada lingkungan tekstil yang udaranya bercampur dengan hidrogen sulfida sehingga mudah membuat Anda mengalami sesak napas, batuk-batuk-batuk hingga peradangan pada paru-paru.
  5. Tidak melakukan vaksin flu dan vaksin pneumonia. Virus influenza sendiri dapat menyebabkan Anda mengalami bronkitis akut.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa penyakit bronkitis disebabkan oleh 2 faktor. Faktor internal seperti : gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, dan minum minuman beralkohol. Dan faktor eksternal (yang berasal dari luar tubuh), seperti : polusi udara, atau adanya infeksi virus seperti influenza.

Pencegahan agar tidak terkena Bronkitis

Salah satu pencegahan yang dapat Anda lakukan agar bronkitis tidak semakin parah adalah dengan mulai mengenali gejala-gejalanya. Apabila anda mulai mengalami salah satu atau dari gejala yang dituliskan diatas, Anda bisa segera melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Penyakit Bronkitis dapat dicegah dengan mulai mengubah pola hidup Anda menjadi lebih sehat. Berhenti merokok dan minum-minuman beralkohol, memakai masker jika Anda merasa udara sekitar sedang tidak bagus, dan rajin mencuci tangan setiap selesai beraktivitas. Anda juga bisa berkonsulotasi dengan para ahli kesehatan melalui layanan Chat Dokter yang ada di SehatQ untuk mendapatkan beberapa informasi lengkap tentang cara pencengahan maupun pengobatan penyakit Anda.